Nugget Murah Meriah

Hai..hai..

Ketemu lagi ma Ria,,n_n

Dah lama ya gak bersua di dunia maya,, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat walafiat. Hari ini Ria mau berbagi resep baru nih,, yang MURAH dan SEHAT. Gak perlu mahal-mahal  untuk mendapat asupan gizi yang cukup untuk kebutuhan harian kita. Mau tahu gimana cara bikinnya, yuk kita lihat:

Bahan:

  1. Telur 1 butir
  2. Tahu 2 buah
  3. Tempe 5 potong ukuran
  4. Bawang merah 2 siung
  5. Bawang Putih 1 siung
  6. Tepung Bumbu Sasa serba guna
  7. Masako rasa sapi
  8. Merica Bubuk
Cara Membuat:
  1. Iris bawang merah dan bawang putih
  2. Hancurkan tahu sampai halus sisihkan di mangkok
  3. Potong tempe dan hancurkan sampai halus sisihkan di mangkok
  4. Campurkan tahu dan tempe dalam 1 wadah kemudian masukkan telur, kocok sampai teraduk rata semuanya
  5. Masukkan potongan bawang merah dan bawang putih, masakoo dan merica bubuk secukupnya ke dalam mangkok aduk sampai rata
  6. Masukkan sedikit tepung bumbu sasa ke dalam adonan aduk hingga rata
  7. Siapkan piring dan tuangkan sisa tepung bumbu sasa ke dalamnya
  8. Bentuk adonan sesuai selera anda mulai dari bentuk dan ukuran, tapi jangan terlalu tebal lalu guling-gulingkan ke dalam tepung bumbu yang kering sampai rata terbalut semuanya.
  9. Panaskan minyak goreng
  10. Goreng secara bertahap semuanya hingga berwarna kecoklatan dan matang.
  11. Sajikan selagi hangat dengan ditemani sambal Sasa.

Perbedaan antara Kecerdasan Visual dan Cara Belajar Visual

Kecerdasan majemuk pertama kali dicetuskan oleh Gardner. Howard Gardner, seorang psikolog terkemuka dari Harvard University, menemukan bahwa sebenarnya manusia memiliki beberapa jenis kecerdasan. Howard menyebutnya sebagai kecerdasan majemuk atau multiple intelligence. Menurut Gardner, kecerdasan majemuk ada delapan, yakni:

  1. visual-spasial
  2. verbal
  3. logika/ matematika
  4. kinestetik
  5. ritmik
  6. interpersonal
  7. intrapersonal
  8. natural

Kecerdasan MajemukKecerdasan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan sukses atau gagalnya peserta didik belajar di sekolah. Peserta didik yang mempunyai taraf kecerdasan rendah atau di bawah normal sukar diharapkan berprestasi tinggi. Tetapi tidak ada jaminan bahwa dengan taraf kecerdasan tinggi seseorang secara otomatis akan sukses belajar di sekolah. Setiap manusia memiliki semua jenis kecerdasan itu, namun hanya ada beberapa yang dominan atau menonjol dalam diri seseorang.

Kecerdasan visual merupakan salah satu jenis dari Kecerdasan Majemuk. Bentuk kecerdasan ini umumnya terampil menghasilkan imaji mental dan menciptakan representasi grafis, mereka sanggup berpikir tiga dimensi, mampu mencipta ulang dunia visual. Orang yang memiliki kecerdasan ini sangat mudah mengingat gambar, dan memiliki imajinasi yang kuat. Apabila ia membayangkan sesuatu, bayangan itu tergambar dengan jelas dalam pikirannya.

Lalu apa bedanya dengan cara belajar atau modalitas belajar secara visual???

Banyak ahli yang menggunakan istilah berbeda-beda dalam memahami cara atau gaya belajar ini. Tetapi secara umum, menurut Bobby DePotter terdapat dua benang merah yang disepakati tentang gaya belajar ini. Pertama adalah cara seseorang menyerap informasi dengan mudah, yang disebut sebagai modalitas, dan kedua adalah cara orang mengolah dan mengatur informasi tersebut. Modalitas belajar adalah cara kita menyerap informasi melalui indera yang kita miliki. Salah satunya adalah gaya belajar visual. Gaya belajar visual menyerap informasi dan belajar dari apa yang dilihat oleh mata. Beberapa ciri dari pembelajar visual di antaranya adalah:

  1. Mengingat apa yang dilihat, daripada yang didengar.
  2. Suka mencoret-coret sesuatu, yang terkadang tanpa ada artinya saat di dalam kelas
  3. Pembaca cepat dan tekun
  4. Lebih suka membaca daripada dibacakan
  5. Rapi dan teratur
  6. Mementingkan penampilan, dalam hal pakaian ataupun penampilan keseluruhan
  7. Teliti terhadap detail
  8. Pengeja yang baik
  9. Lebih memahami gambar dan bagan daripada instruksi tertulis

Jadi kecerdasan visual berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam memproses dan mengolah informasi, sedangkan gaya belajar visual berhubungan dengan cara seseorang  menyerap dan mengatur informasi melalui indera kita.

Semoga catatan ini bermanfaat.. 🙂

File Sytem (Sistem Berkas)

Asw, teman…n_n

Apakabar? Semoga dalam keadaan sehat. Aamiin. Hari ini kita akan belajar tentang sistem berkas dan mempartisi hardisk menggunakan virtual box. Supaya lebih paham, kita belajar tentang File System dulu ya.. 😉

Setelah itu kita akan mencoba membuat partisi sebuah hardisk pada OS Ubuntu menggunakan virtual box.

File system adalah suatu metode untuk mengorganisasi berkas-berkas pada device.

Konsep File System:

  1. File adalah kumpulan informasi yang berhubungan dan tersimpan dalam secondary storage.
  2. Tipe: Data (character, numeric, binary) dan Program

Atribut File:

  1. Nama
  2. Tipe
  3. Lokasi
  4. Ukuran
  5. Waktu pembuatan dan identitas pembuat
  6. Proteksi
  7. Informasi lain tentang file

Operasi pada File:

  1. Membuat
  2. Menulis
  3. Membaca
  4. Menghapus
  5. Mencari
  6. Membuka
  7. Menutup
  8. Menghapus dengan menyisakan atribut

Struktur File

  1. Sistem operasi membutuhkan struktur file tertentu untuk menjalankan/ mengakses suatu file.
  2. Semua sistem operasi diharuskan mampu mengenal sedikitnya satu jenis struktur file.
  3. Jika sistem operasi mengenal semakin banyak struktur file, maka semakin luas aplikasi yang dapat dijalankan namun ukuran sistem operasi semakin membengkak. Sebaliknya, jika semakin sedikit struktur file, maka sistem operasi hanya dapat menjalankan aplikasi dalam jumlah yang sedikit pula.

Konsep Direktori

  1. Operasi pada Direktori
  2. Struktur Direktori
  • Single-Level Directory
  • Two-Level Directory
  • Tree-Structured Directory
  • Acyclic-Graph Directory
  • General-Graph Directory

Operasi pada direktori

  • Mencari file
  • Membuat file
  • Menghapus file
  • Melihat isi direktori
  • Ubah nama file
  • Traverse file system
  • Membuka direktori
  • Menutup direktori
  • Link & Unlink

Mempartisi harddisk artinya membagi ruang memori pada harddisk. Dalam sebuah harddisk memiliki beberapa tipe partisi, yaitu :

  1. Partisi Primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data.Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses komputer untuk booting.
  2. Partisi Extended merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani  pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.
  3. Partisi Logical merupakan partisi sampingan yang terdapat partisi extended. Partisi logical mampu menampung berbagai macam file data.

Kita bisa mensimulasikan partisi hardisk dengan menggunakan virtual box, misalnya untuk OS ubuntu. Virtualbox adalah suatu program yang dibuat oleh innotek (http://www.innotek.de) yang bekerja untuk mem-virtual-kan suatu kondisi tertentu (dalam hal ini adalah sistem operasi) di dalam suatu sistem operasi yang telah ada. Sebenarnya selain VirtualBox masih ada program lain yang berfungsi sama, sebut saja VMWare, Parralel, Qemu, dll.

Untuk mensimulasikan bagaimana cara mempartisi hardisk kita harus menginstal virtual box dan mem-browse OS yang akan dijadikan tempat simulasinya, kita pakai yang ubuntu. Untuk cara install-nya teman-teman sudah pada tahu kan?? Kalau belum pada silahkan kunjungi: http://www.rozy.web.id/ubuntu/install-virtualbox-di-ubuntu/

Setelah virtual box berhasil diinstal maka seolah-olah kita mempunyai OS baru. Kita bisa mengaturnya sesuai keinginan kita. Sekarang kita akan membuat partisi untuk hardisk virtual box kita. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. applications > terminal
  2. lalu ketikkan sudo fdisk -l
  3. sudo fdisk /dev/sda
  4. n new untuk
  5. p (primary) untuk memilih partisi baru
  6. lalu ketikkan 1 untuk nama partisi misal sda1
  7. untuk first cylinder defaultnya 1
  8. last cylinder untuk menentukan size terakhir.
  9. Ketikkan +2G untuk kapasitas memori
  10. W (writing) untuk menulis
  11. Sudo fdisk /dev/ext3/sda1 untuk ekstensi hardisknya.
  12. sekarang partisi hardisknya sudah jadi deh…heheheu.. 🙂

Bagaimana? mudahkan caranya? kalau masih ada yang bingung silahkan ditanyakan saja.. 🙂 Semoga bermanfaat

Proses

Sistem operasi mengeksekusi berbagai jenis program. Pada sistem batch program tersebut biasanya disebut dengan job, sedangkan pada sistem time sharing, program disebut dengan program user atau task. Beberapa buku teks menggunakan istilah job atau proses.

Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Eksekusi proses dilakukan secara  berurutan. Dalam suatu proses terdapat program counter, stack dan daerah data. Pada saat proses dieksekusi, akan terjadi perubahan status. Status proses terdiri dari :

  1. New: proses sedang dibuat.
  2. Running: proses sedang dieksekusi.
  3. Waiting: proses sedang menunggu beberapa event yang akan terjadi (seperti menunggu untuk menyelesaikan I/O atau menerima sinyal).
  4. Ready: proses menunggu jatah waktu dari CPU untuk diproses.
  5. Terminated: proses telah selesai dieksekusi.

proses

status proses

Process Control Block (PCB)

pcb

proses control block

  1. Status Proses. New, ready, running, waiting dan terminated.
  2. Program Counter. Menunjukkan alamat berikutnya yang akan dieksekusi oleh proses tersebut.
  3. CPU Registers. Register bervariasi tipe dan jumlahnya tergantung arsitektur komputer yang bersangkutan. Register-register tersebut terdiri-atas: accumulator,index register, stack pointer, dan register serbaguna dan beberapa informasi tentang kode kondisi.
  4. Selama Program Counter berjalan, status informasi harus disimpan pada saat terjadi interrupt.
  5. d. Informasi Penjadwalan CPU. Informasi tersebut berisi prioritas dari suatu proses, pointer ke antrian penjadwalan, dan beberapa parameter penjadwalan yang lainnya.
  6. Informasi Manajemen Memori. Informasi tersebut berisi nilai (basis) dan limit register, page table, atau segment table tergantung pada sistem memory yang digunakan oleh SO.
  7. Informasi Accounting. Informasi tersebut berisi jumlah CPU dan real time yang digunakan, time limits, account numbers, jumlah job atau proses, dll.
  8. Informasi Status I/O. Informasi tersebut berisi deretan I/O device (seperti tape driver) yang dialokasikan untuk proses tersebut, deretan file yang dibuka, dll.

Pembuatan Proses

Ada beberapa aktifitas berkenaan dengan pembuatan proses, antara lain :

  1. Memberi identitas (nama) pada proses yang dibuat;
  2. Menyisipkan proses pada list proses atau tabel proses;
  3. Menentukan prioritas awal proses;
  4. Membuat PCB;
  5. Mengalokasikan resource awal bagi proses tersebut.

Ada beberapa kejadian yang menyebabkan pembuatan suatu proses baru, antara lain:

  1. Pada lingkungan batch sebagai tambahan atas pemberian job. Setelah menciptakan
  2. proses baru, sistem operasi melanjutkan untuk membaca job selanjutnya.
  3. Pada ingkungan interaktif, pada saat user baru saja logam;
  4. Sebagai tanggapan atas suatu aplikasi (seperti: mencetak file, sistem operasi dapat
  5. menciptakan proses yang akan mengelola pencetakan itu);
  6. Proses menciptakan proses lain (child).

Selama eksekusi, suatu proses mungkin akan membuat suatu proses yang baru. Proses tersebut dinamakan parent, sedangkan proses yang dibuat dinamakan child. Proses pembuatan proses anak membentuk pohon proses.

Pembagian sumber daya :

  1. Parent dan child membagi semua sumber daya yang ada
  2. Child menggunakan sebagian dari sumber daya yang digunakan parent
  3. Parent dan child tidak membagi sumber daya

Bentuk eksekusi :

  1. Parent melanjutkan eksekusi beriringan dengan children.
  2. Parent menunggu hingga beberapa atau seluruh children selesai.

Bentuk ruang alamat :

  • Child adalah duplikat dari proses parent.
  • Child mempunyai program yang diambil dari dirinya.

Pada UNIX, parent akan membentuk child dengan menggunakan system call fork. Setelah pemanggilan fork, parent kembali berjalan secara pararel dengan child. Demikian pula, child dapat memanggil fork untuk membentuk child lainnya. System call exec digunakan setelah system call fork mengganti alamat memori proses dengan program baru. Lain halnya dengan DOS, pada MS-DOS, system call akan memanggil binary file tertentu yang ada pada memori dan mengeksekusinya sebagai child. Parent akan running kembali setelah child selesai eksekusi. Dengan demikian parent dan child tidak dapat berjalan secara pararel. Bentuk pohon proses pada UNIX dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

pohon

pohon proses UNIX

Sudahkah Kita berkurban???

Bismillahirrahmanirraahiim…

Assalamu’alaikum wr. wb.

Hari raya Iedul Kurban adalah hari dimana seluruh umat muslim di dunia berKurban dengan menyembelih hewan Kurban seperti Unta, Kerbau, Sapi dan Kambing pada tanggal 10 Dulhijjah, setelah 2 hari sebelumnya kita dianjurkan untuk berpuasa sunat.

Perlu kita ketahui bahwa hewan yang dikurbankan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti tidak boleh dalam keadaan sakit/ berpenyakitan, masih kecil (belum mencapai umurnya) dan bukan hewan curian alias milik pribadi yang sah/ legal.

Hari raya Iedul Kurban juga sering disebut dengan Lebaran Haji, karena pada bulan ini umat muslim di dunia pergi ke Baitullah (Rumah Allah) di Makkatul Mukarramah untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima, Haji. Semua manusia dari penjuru dunia datang dan berkumpul untuk beribadah kepada Allah SWT. Berbagai suku dan bangsa dipertemukan Allah di sana.

Kurban dalam kamus Bahasa Indonesia berarti binatang yang disembelih sebagai persembahan dan untuk mendekatkan hubungan dengan Tuhan. Namun dalam Islam, Kurban tidak berarti meyembelih hewan untuk persembahan, tetapi untuk mendekatkan hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Kurban pertama kali dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. Beliau mengorbankan putranya, Nabi Ismail. Padahal Ismail adalah putra yang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya selama bertahun-tahun oleh Nabi Ibrahim dan Istrinya Siti Sarah dan Siti Hajar. Pernikahan pertama Nabi Ibrahim dengan Siti Hajar tidak membuahkan seorang keturunanpun sampai usia mereka lanjut usia/ tua. Di sinilah Siti Hajar dan Nabi Ibrahim diuji. Namun mereka tidak putus asa dan terus berdoa kepada Allah SWT.

Sayang, usaha mereka belum membuahkan hasil. Tapi hal ini tidak membuat mereka berpaling dari Allah. Mereka percaya bahwa Allah akan memberikan jalan yang terbaik. Seperti janji Allah: “ud’uu ni astajib lakum” yang artinya “berdoalah kepadaku maka akan Ku kabulkan”. Karena sudah sangat renta, akhirnya Siti Sarah memutuskan untuk berkurban dengan merelakan suami tercintanya untuk menikah lagi dengan dengan wanita lain, Siti Hajar. Betapa berat dirasa harus rela dimadu dengan wanita lain. Harus mau membagi cinta dengan yang lainnya. Perasaan bersalah karena tidak mampu memberikan keturunan bagi suami tercinta. Betapa pedih dan teriris hati seorang wanita jika merasakan hal ini. Namun hal inilah yang justru mengangkat derajat Siti Sarah di hadapan Allah dan membuatnya mendapatkan tempat terbaik di surga. Tapi kita tidak boleh su’udzon kepada Allah. Inilah ujian dari Allah untuk Siti Sarah agar beliau bisa bersabar dan tabah atas semua ketetapan yang Allah berikan kepadanya. Karena Allah lah yang Maha Tahu akan semua yang terbaik bagi hamba-Nya. Dia yang Maha Menyayangi, yang melimpahkan kasih sayang disetiap hembus nafas dan detak jantung kita tanpa kita memintanya. Bisa dibayangkan seandainya Allah berkehendak menghentikan detak jantung kita untuk beberapa detik saja, pastilah kita akan meninggal. Namun Allah begitu sayang kepada kita, tak ada satupun sel di tubuh kita yang melanggar sunat tuhan-Nya untuk berhenti bekerja, mengeluh kelelahan untuk mogok tidak mengedarkan sari-sari makanan dan darah ke seluruh tubuh, berdenyut untuk memompa darah dari jantung, menyaring udara yang dihirup, mengeluarkan kotoran dari tubuh agar tidak sampah yang tertimbun dalam tubuh kita dan menyaring darah dari racun-racun yang berbahaya.

Setelah menikah dengan Siti Hajar, Allah mengaruniai mereka dengan seorang putra yang tampan dan sehat, Ismail. Janji Allah nyata adanya. Mereka dilimpahi kebahagiaan yang tiada taranya. Sekarang mereka menjadi orang tua. Betapa bangga dan senangnya bisa memiliki keturunan yang akan mewarisi dan melanjutkan garis keturunan kita. Namun tidak beberapa lama kemudian Allah berkehendak lain, Allah memberi perintah kepada Nabi Ibrahim untuk membunuh putranya sendiri. Pesan ini Beliau dapat melalui mimpi yang hadir sebanyak tiga kali.

Berat hati Nabi Ibrahim dan istrinya menerima perintah ini. Beliau merasa ujian ini terlalu berat untuk dijalani. Baru saja Beliau menikamati kebahagiaan sebagai seorang ayah, namun sudah akan di ambil lagi. Tapi sebagai seorang hamba beliau harus rela mengorbankan putra semata wayangnya untuk di sembelih sebagai rasa patuhnya terhadap Allah, dan Beliaupun yakin bahwasannya Allah memberikan perintah ini mempunyai maksud dan tujuan tertentu.

Dengan susah dan berat hati Nabi Ibrahim menceritakan perintah yang beliau terima dari Allah melalui mimpi kepada Ismail. Namun apa yang terjadi? Apa yang dijawab oleh Ismail setelah mendengar kabar tersebut? Apakah Ismail langsung gentar? Menangis dan merengek kepada ayahnya untuk tidak melakukan perintah Allah agar dia tidak disembelih?

TIDAK, sungguh bukan itu yang dilakukan dan diminta Ismail kepada ayahnya. Dengan berani dan penuh keyakinan terhadap Allah, Ismail mengatakan kepada ayahnya agar segera melaksanakan perintah Allah tersebut. Subhanallahu, Maha Besar Allah yang telah menciptakan bumi dan seluruh isinya,bertasbihlah semua mahluk yang ada di jagad raya ini mendengar jawaban dari mulut Ismail. Dia rela disembelih ayahnya untuk menaati perintah Allah. Nabi Ibrahimpun semakin kuat dan tabah untuk menjalankan perintah Allah setelah mendengar jawaban dari putra kecilnya. Dengan membaca Basmalah, Bismillahirrahmanirraahiim, Nabi Ibrahimpun menyembelih putranya. Tapi apa yang terjadi??

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.. Laa ilaaha illa Allahu.. Allahu akbar.. Allahu akbar walillahi al hamdu,, mukjizat Allah datang. Allah mengganti tubuh Ismail dengan kambing untuk disembelih. Ismailpun selamat dari kematian. Betapa bersyukur dan bahagianya Nabi Ibrahim melihat putranya masih hidup.

Good Job,, mereka berhasil malalui ujian dari Allah. Memang pantas mereka menjadi orang-orang pilihan Allah untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Merekalah salah seorang dari orang-orang terbaik utusan Allah untuk menyiarkan risalah-Nya. Merekalah keluarga teladan bagi seluruh umat muslim di dunia. Pantaslah jika mereka mendapatkan tempat terbaik di akhirat nanti. Tempat yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dan disediakan bidadari-bidadari yang kecantikannya melebihi kecantikan seorang ratu dan artis tercantik di Hollywood ataupun Bollywood serta mereka selalu suci.

Sudahkah kita berkurban? Haruskah berkurban seperti Nabi Ibrahim?

Tidak perlu kita sampai mengorbankan salah satu anggota keluarga untuk disembelih seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim kepada putranya. Lalu apa? Apa yang bisa dilakukan oleh kita sebagai seorang mahasiswa pada zaman seperti sekarang ini? Mau berkurban tidak punya uang untuk membeli hewan kurban. Ingin berjihad di Palestina masih berat hati meninggalkan keluarga di rumah, masih ingin melihat senyum, tawa dan canda mereka.

Menurut saya kita mulai dari hal-hal kecil saja. Misalnya mengekang rasa malas yang mendarah daging. Dengan rajin kuliah dan lulus tepat pada waktunya juga sebuah pengorbanan karena kita melawan rasa malas untuk tidak masuk kuliah, tidak mengerjakan tugas dari dosen ataupun asistennya dan mengurangi beban orang tua dengan berwirausaha jualan jajan, menjadi mahasiswa berprestasi dan mendapatkan beasiswa ataupun yang lainnya. Dengan tidak menghamburkan uang orang tua yang dikirimkan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan kita untuk hal-hal yang kurang penting seperti belanja barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan, clubbing/ dugem, dan foya-foya adalah sebuah pengorbanan mengekang hawa nafsu. Tapi karena takut dibilang gak gaul, ketinggalan jaman dan sebagainya oleh “teman-teman” yang tidak bertanggung jawab membuat nafsu kita memberontak dinding godaan untuk melakukannya. Banyak hal yang bisa kita lakukan dari hal biasa sampai hal luar biasa untuk berkurban.

Menjadi Pengurus sebuah Organisasi yang mengurusi warganya juga sebuah pengorbanan. Karena seperti yang kita ketahui, menjadi pengurus suatu himpunan di suatu jurusan adalah melelahkan. Tidak digaji, waktu terbuang, tidak hanya memikirkan diri sendiri, tapi orang lain juga, mengurusi kepentingan warga dan secara fisik tubuh kita lelah. Tapi ini semua adalah pengorbanan untuk mengabdi dan membahagiakan orang lain. Ada kepuasan yang didapatkan setelah repot-repot rapat, lelah menyiapkan ini itu untuk sebuah acara, kadang sampai bersitegang dengan kawan karena perbedaan pendapat. Inilah nikmat berorganisasi yang tidak kita dapatkan dari bangku kuliah. Kita menjadi dewasa karena banyak ditempa permasalahan, mempunyai keluarga yang luar biasa yang dilahirkan dari perihnya perjuangan bersama, manisnya persahabatan yang dihasilkan dari rasa saling pengertian, membutuhkan dan menyayangi layaknya saudara sendiri. Indah dan membanggakan ketika perjuangan kita banyak bermanfaat untuk orang lain. Sudah cukupkah kita berkurban seperti ini???

Sudah menjadi sunatullah, jalan menuju kebahagiaan dan kemenangan tidaklah mudah. Kadang yang kita tapaki adalah kerikil tajam yang menusuk, setiap lelah yang terasa kadang menggoyahkan tekad. Setiap kesal dihati sering kali menyulut gejolak jiwa yang mampu menggoyahkan perjuangan kita dan kadang membuat sakit. Tetesan peluh kadang menguji  keikhlasan. Setiap perjuangan tidak selalu bertabur bunga. Tapi yakinlah bahwa Allah akan merindu tiap tapak pejuang yang dijejakkan dengan ikhlas untuk kebaikan. Untuk sahabat-sahabat seperjuanganku, tetaplah ikhlas dan istiqomah dalam perjuangan ini hingga kelak Allah mempertemukan kita dalam majelis yang abadi. Semoga sahabat tidak puas dengan amal baik yang sudah dilakukan, tetap haus akan rasa ingin membahagiakan dan bermanfaat bagi orang lain. Aamiin ya rabb al’alamin.

Sejarah Algoritma dan Pemrograman

Bismillahirrahmaanirrahiim,,

Ini postingan pertamaku tentang AlPro (Algoritma dan Pemrograman). Alpro merupakan salah satu mata kuliah di jurusan yang berhubungan dengan komputer. Apakah itu Ilmu Komputer (Computer Sciences), Teknik Informatika (Information Engeenering), Pendidikan Ilmu Komputer (Computer Sciences Education) dan sebagainya. Bahkan jurusan matematikapun belajar lhooo… Kan Komputer itu cucunya Matematika dan bisa dibilang komputer itu salah satu matematika terapan. Wah,, seru deh pokoknya belajar mata kuliah yang satu ini. Kita akan bermain dengan logika. Dalam mempelajari Alpro, kita akan bergelut dengan yang namanya Coding…heheheheheu…

Sebelum kita belajar Coding, kita akan belajar sejarahnya terlebih dahulu..ok??

Nah, gini nih sejarahnya:

Istilah Algoritma ditemukan oleh para ahli sejarah Matematika dari nama seorang ahli matematika yang bernama Abu Ja’far Al-khuwarizmi. Al-khuwarizmi menulis sebuah buku yang berjudul Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Orang barat menyebutnya Algorism. Sampai tahun 1957, istilah algoritma tidak ditemukan dalam kamus Webster. Orang hanya menemukan kata Algorism yang artinya proses menghitung dalam bahasa Arab. Nah, kurang lebih seperti inilah sejarah Algoritma. Semoga bermanfaat.. 🙂

Tugas-tugas Perkembangan Remaja

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada masa ini, remaja mencari jati dirinya yang dapat menjawab siapa dirinya, bagaimana orang lain menilai dirinya dan bagaimana hubungannya dengan orang di sekelilingnya. Mereka akan diombang-ambing perasaan antara masih anak-anak, tetapi mereka merasa sudah dewasa. Mereka akan mencari keseimbangan dengan memainkan beberapa peran yang dianggapnya baik. Pada umumnya kesadaran identitas anak akan berkembang dari penilaian oleh kelompoknya, orang tuanya, dan oleh dirinya sendiri (Erickson).
Dalam perkembangan moralnya, mereka mulai mengenal nilai-nilai rohani, seperti nilai kebenaran, keadilan, kebaikan, keindahan dan ketuhanan. Havighurst (Kimmel, 1995: 15) menawarkan suatu konsep tugas perkembangan yang meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap atau fungsi yang diharapkan dapat dicapai oleh individu pada setiap tahap perkembangannya. Tugas-tugas perkembangan ini harus dicapai sebelum seorang individu melangkah ke tahapan perkembangan selanjutnya. Apabila seorang individu gagal dalam memenuhi tugas perkembangannya, maka ia akan sulit untuk memenuhi tugas perkembangan fase selanjutnya. Atau, apabila ia gagal melaksanakan tugas perkembangannya pada waktu yang tepat, maka ia akan mengalami kesulitan untuk menyelesaikannya di waktu yang lain, atau melaksanakan tugas perkembangan pada tahapan yang lebih lanjut.

Tugas-tugas perkembangan seorang remaja menurut Havighurst adalah sebagai berikut :
• Mencapai suatu hubungan yang baru dan lebih matang antara lawan jenis yan seusia.
• Dapat menjalankan peran sosial maskulin dan feminin.
• Menerima keadaan fisik dirinya sendiri dan menggunakan tubuhnya secara lebih efektif.
• Mengharapakan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab.
• Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang-orang dewasa lainnya.
• Mempersiapkan karir ekonomi.
• Mempersiapkan perkawinan dan keluarga.
• Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan utnuk berperilkau dan mengembangkan ideologi.
Seorang remaja dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya dapat dipisahkan ke dalam tiga tahap secara berurutan (Kimmel, 1995: 16). Tahap yang pertama adalah remaja awal, di mana tugas-tugas perkembangan yang harus diselesaikannya sebagai remaja adalah pada penerimaan terhadap keadaan fisik dirinya dan menggunakan tubuhnya secara lebih efektif. Hal ini karena remaja pada usia tersebut mengalami perubahan-perubahan fisik yang sangat drastis, seperti pertumbuhan tubuh yang meliputi tinggi badan, berat badan, panjang organ-organ tubuh, dan perubahan bentuk fisik seperti tumbuhnya rambut, payudara, panggul, dan sebagainya.
Tahapan yang kedua adalah remaja madya, di mana tugas perkembangan yang utama adalah mencapai kemandirian dan otonomi dari orang tua, terlibat dalam perluasan hubungan dengan kelompok baya dan mencapai kapasitas keintiman hubungan pertemanan; dan belajar menangani hubungan heteroseksual, pacaran dan masalah seksualitas.
Tahapan yang ketiga adalah remaja akhir, di mana tugas perkembangan utama bagi individu adalah mencapai kemandirian seperti yang dicapai pada remaja madya, namun berfokus pada persiapan diri untuk benar-benar terlepas dari orang tua, membentuk pribadi yang bertanggung jawab, mempersiapkan karir ekonomi, dan membentuk ideologi pribadi yang di dalamnya juga meliputi penerimaan terhadap nilai dan sistem etik.

Pada remaja sering terjadi hal-hal berikut ini:
• Kegelisahan: keadaan yang tidak tenang menguasai diri sendiri. Mereka punya banyak keinginan yang tidak selalu dapat dipenuhi. Di satu pihak ingin mencari pengalaman, namun merasa dirinya belum mampu melakukan berbagai hal.
• Pertentangan: pertentangan-pertentangan yang terjadi menimbulkan kebingungan bagi dirinya maupun orang lain.
• Berkeinginan besar untuk mencoba segala hal yang belum diketahuinya. Seperti merokok, bersolek, dsb.
• Keinginan menjelajah ke alam sekitar yang lebih luas.
• Menghayal dan berfantasi dan aktivitas berkelompok.
Demikianlah, penjelasan mengenai tugas-tugas perkembangan remaja sebagai satu bagian dalam memahami remaja sebagai suatu masa transisi. Diharapkan, pada saat ini kita telah sampai pada pemahaman bahwa sesungguhnya masa remaja adalah masa transisi yang menjembatani masa kanak-kanak yang tidak matang ke masa dewasa yang matang. Macam transisi yang berbeda akan membawa pengaruh yang berbeda pula bagi individu yang mengalaminya. Demikian pula dengan bagaimana cara kita melihat transisi tersebut akan mempengaruhi bagaimana kita dapat memahami apa yang dialami dan dirasakan oleh remaja. Selanjutnya, kita akan melihat perubahan dan perkembangan apa yang dialami oleh individu selama masa remajanya.
Apabila mengalami kegagalan pada masa ini, jika tanpa kompensasi dalam berbagai bidang (seperti olahraga, kesenian, bela diri atau berorganisasi), akan timbul pelarian atau agresi dengan kekerasan (ganja, merokok, judi, mencuri, menodong, ngebut di jalanan, bahkan memperkosa). Kegagalan inilah yang dialami oleh karyo. Kurangnya perhatian dari orang di sekelilingnya yang mengarahkan pelarian Karyo pada hal yang negative. Sebaliknya, Zaenab mampu menyalurkan pelariannya dengan mesgisi waktu luangnya pada hal-hal yang positif yang mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Dengan memahami tugas-tugas perkembangan remaja, maka kita sebagai seorang pendidik atau seorang dewasa yang terlibat dalam penanganan masalah remaja dapat memotivasi remaja dan menolong remaja memenuhi tugas-tugas perkembangannya. Walaupun demikian, janganlah kita sebagai pendidik menempatkan posisi tugas perkembangan ini sebagai suatu paksaan kepada remaja. Segalanya kembali kepada individu tersebut, pada apakah ia telah menyelesaikan tugas-tugas perkembangan tahap sebelumnya dengan baik, dan pada hambatan-hambatan yang dialaminya saat menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya yang sekarang.